MAU INI MAU ITU-PENGEN BEGINI PENGEN BEGITU


(By Arief Bona-No Copy2 ASELI)

Saya katakan bahwa manusia dari jaman ke jaman telah dididik dengan salah! Kita telah terbiasa diminta untuk menggampangkan sesuatu, diajak untuk menahankan perasaan, diarahkan untuk lebih banyak mengkhayal-khayal yang semu…

Dimulai dengan legenda Aladin yang miskin menemukan lampu ajaib berisi jin yang siap mengabulkan tiga permintaannya. (Bagaimana pula mahluk memiliki kuasa maha dashyat sedang ia tiada berkemampuan untuk sekedar keluar dari kurungannya?) ini tidak benar, lebih-lebih meminta kepada yang selain Allah Swt adalah perbuatan syirik dan musyrik yang dibenci Allah.

Lalu ada pula si Ali Baba yang tanpa sengaja menemukan harta rampokan penyamun yang diakhir ceritanya, Ali Baba menjadi kaya raya karena memiliki seluruh harta rampokan tersebut. Ini ironis, saya kira apapun bentuknya harta yang didapat dari hasil kejahatan tidak akan berubah status menjadi halal hanya dengan berpindah kepemilikan.

Dan tak ketinggalan kisah tragis berbuah manis ala Cinderella yang hidupnya seperti TKW teraniaya menjadi seorang puteri karena ia punya ukuran kaki yang istimewa alias lain dari yang lain mulai dari ukuran kaki saudari-saudari tirinya, dan termasuk juga ukuran kaki perempuan-perempuan lain di suatu kerajaan yang notabene lebih luas dari satu RT, RW maupun Kelurahan pastinya! Mustahil kecuali Cinderela punya kaki besar seperti Shrek atau terlalu kecil seperti Tinkerbell. (Semoga setiap TKW yang disiksa tidak pernah berpikir bahwa diri mereka adalah Cinderella yang dizalimi)

Saya sendiri sadar bahwa saya telah dididik dengan cara yang salah oleh mahluk biru gendut pendek tidak berjari yang dari kantongnya bisa keluar benda apa saja. Hebatnya dari si DORAMUNGKIN ini, benda-benda yang dikeluarkannya itu bisa jadi adalah benda yang bahkan sampai hari ini tidak pernah saya pikirkan sebelumnya. Inilah yang menurut pepatah Batak berbunyi: “Too Good To Be True-Terlalu Muluk menjadi Nyata”
Bahwa memang sudah menjadi warisan alami dari Adam-Hawa bahwa manusia akan selalu memiliki kemauan, keinginan, ketakjuban. Bahwa sudah menjadi kodratnya-lah kita akan merasa selalu berkekurangan. Namun buruknya, kita akan mudah merasa pongah bilamana berada setingkat lebih baik dari orang yang lain. Saya sangat percaya bahwa hal baik selalu akan menjadi baik jika ditempatkan dengan baik, namun bagaimana jika kita selalu gunakan atau digembala hanya oleh nafsu duniawi saja? Hmmm….?

Pada dasarnya kita semua adalah tokoh Nobita dalam film seri DORAMIKIR yang senantiasa merengek pada sosok DORAYAKIN dalam hidup kita. Sadar atau tidak kita ini rajin sekali merengek. Dimulai dari rengekan kepada Logika diri sendiri, lalu rengekan pada Ayah atau Ibu, juga kepada saudara yang lebih tua, atau mungkin juga kepada Kakek-Nenek-Paman dan Bibi, hingga sampai pada rengekan kepada Suami atau juga Isteri. Dan begitulah seterusnya, selama kehidupan tak terkendali masih membawa kita dari MAU INI KE MAU ITU, PENGEN BEGINI DAN PENGEN BEGITU, maka selamanyalah pula kita akan menjadi Nobita yang merengek…ngeek…

Lebih parahnya dalam hidup yang serba sial-serba mahal ini adalah bilamana kita memiliki “teman” (saya gunakan tanda kutip karena saya kurang yakin ini adalah sosok teman) atau saudara yang seperti Tokoh (a)SUMONYONG. Tokoh ini digambarkan memiliki bibir yang muonyong, mungkin karena terlalu banyak berbicara. Bagi saya Ia adalah rendah, serendah-rendahnya mahluk karena selalu memamerkan yang ia punya tapi memustahilkan kemungkinan untuk sekedar meminjamkan (lebih-lebih untuk memberikan). Saya kira tokoh (a)SUMONYONG ini mungkin bisa juga digolongkan ke dalam orang riya’ (yang gemar meng-gemakan amalnya). (a)SUMONYONG juga gemar sekali berbicara hal bagus mengenai keluarganya, menggarisbawahi sendiri bahwa ia sendiri: BUKAN APA-APA. Tokoh seperti ini banyak terdapat dalam kehidupan, mulai dari contoh terkecil yang saya kira tidak perlu saya jabarkan lengkap-lengkap sampai pada contoh besar yang kalau Anda sudah tahu contoh kecilnya ga akan mungkin minta digambarkan contoh yang besarnya (hehe).

Lanjut ke tokoh brengsek lainnya adalah JAYENG (singkatan dari JAYus&petantang-PetentENG). Ini adalah sosok yang selalu memaksakan kehendaknya. Ini sosok yang membuat emosi harus ditahan karena memang ia adalah yang terkuat dan budaya bar-bar pun tahu bahwa yang terkuat adalah yang berkuasa. JAYENG ini yang terbesar, dan karenanya ia berkuasa dan dibolehkan untuk tidak mentolelir kesalahan. Sosok ini ada dalam gambaran kehidupan kita sebagai penguasa pembuat aturan main, yang bilamana ia menjadi zalim seperti Namrud maka ia akan menyulitkan rakyatnya. JAYENG dalam hidup kita ini adalah mereka yang ingin minta didengar tapi enggan mendengar, yang dengan rantai komando (yang seperti rantai Anjing ini) memiliki bala tentara (semoga bukan bala kurawa) sebagai alat pemaksanya. Saya pastikan ini lebih menjengkelkan dan melebihi dari mereka yang katanya “siap melindungi dan melayanimu” namun banyaknya mereka menyusahkanmu.

Namun satu hal yang pasti sahabatku, diantara apapun dan bagaimanapun cerita dalam hidup ini (mulai dari diusir waktu numpang mbaca karena tidak punya uang untuk beli buku, dibuat iri sama (a)SUMONYONG, kena pentung JAYENG, diserempet mobil, dikejar dan digigit anjing, maupun tercebur dalam comberan), kita para Nobita tetap punya SATU MIMPI: SHIZUKA…

Shizuka adalah idealnya kehidupan.

Shizuka yang cantik melambangkan KEINDAHAN, bukan hanya keindahan dalam wujud melainkan ia juga pribadi baik yang terpuji karena welas asih dan kecintaannya..

Shizuka yang periang adalah sebuah SUKA CITA, perasaan yang timbul karena bahagia. Tentunya kita manusia tidak boleh berbahagia sendirian karena duka yang satu adalah luka juga bagi yang lain. Karenanya kita wajib berbagi: dengan ZAKAT-INFAQ-SHADAQOH (selain pajak yang dipaksakan).

Shizuka yang cerdas adalah SUMBER ILMU bagi yang lain, ia membentuk IMAN dan TAQWA selain daripada penguasaan Ilmu pengetahuan dan teknologi. Sebagaimana ilmu yang bermanfaat adalah ilmu yang dibagikan pada yang lain, maka saya kira takkan habis ilmu bila dibagi-bagi.

Shizuka yang hobinya mandi (mohon jangan ngeres dulu!hahaha) adalah berarti KESUCIAN. Suatu kesucian sejati yang murni dalam lahir dan bathin. Ini adalah intinya, bahwa segala kebaikan adalah dan seharusnya-lah berniatan dan bermuara pada satu maksud tujuan yaitu sumber kebaikan itu sendiri: ILLAHI ROBBI.

Sosok Shizuka yang seperti inilah tujuan hidup kita tanpa membedakan jenis kelamin yang Tuhan pasang di bawah pinggangmu. Shizuka bukan hanya tujuan indah yang membuat semangat, ia juga adalah penguat mental dan tekad agar kita tak ragu dan salah arah sepanjang jalan. Dan jangan sekalipun kita risaukan bekal modal kita, karena Shizuka itu sendiri adalah juga merupakan modal utama kita: MIMPI BESAR UNTUK DIWUJUDKAN.

FAKTOR X

Nobita yang lemah selalu punya saingan yang berat (yang berat aja banyak yang lemah kok). DEKISUGI adalah salah satunya. Ini adalah sosok ideal dari kehidupan: Seorang rupawan yang pintar dan disukai yang lain. DEKISUGI ini juara sejati, ia selalu menonjol dari yang lain. Sang kompetitor kita di dunia nyata boleh jadi (akan atau telah) lebih cerdas dari kita: ia/mereka telah miliki apa yang kita tidak punya dengan segala prestasi dan kelebihan-kelebihannya. Walau ini nampak seperti “apapun yang akan kita usahakan-ia akan selalu lebih unggul dan kita pasti gagal” namun biarkanlah saja itu. Toh Einstein, Alfa Edison, atau yang lain-lain yang hebat pasti juga pernah alami ini, apalagi kita yang anak singkong racun (kalau anak singkong sudah dipake KT sih?). kuncinya mereka tidak berhenti, mereka melanjutkan diri sampai Tuhan kasih jawabanNYA!!!

Namun demikian Kita para Nobita di alam nyata janganlah pula berlindung dibalik DORAPOPO(TO?) atau yang semacamnya itu lagi. Karena apapun yang Too Good To Be True semacam itu adalah kekal dunia maya, dunia semu selamanya, dunia penuh khayal milik anak TK…Nobita dunia nyata adalah Nobita yang sekalipun BABAK BELUR DIHAJAR JAYENG-DIANIAYA HATI&PERASAAN OLEH (a)SUMONYONG, DIGIGIT ANJING BUDUK, ATAU BADAN BAU TOKAI KARENA KECEBUR COMBERAN, adalah Nobita (KITA) yang tahu bahwa di masa depan, diri kita inilah yang pada akhirnya akan bersanding dengan SHIZUKA: MIMPI INDAH HARI INI YANG AKAN JADI NYATA DI ESOK HARI…

Jadi janganlah menyerah, jangan berhenti saat gagal, jangan bersedih selain karena tidak bisa melanjutkan usahamu dan mempertahankan mimpi-mimpimu…

Hidup ini nyata dan tak bisa diubah-ubah karena kita tak miliki LORONG WAKTU DORAMESTI yang mampu menerobos lalu mengubah masa lalu. Kita justru sedang berada di lorong waktu yang berjalan lurus, pasti, dan cepat ke depan, karenanya KITA HARUS BERTAHAN!!!

Semoga begitu adanya…
Kita doakan bersama-sama, Allahumma Amien…Amien Yaa Rabbal Alamien…
Kabulkan ini Yaa Rabb, kabulkan doa dan harapan kami…

>> *(Apapun yang kita lakukan untuk sukses pada hari ini adalah apapun yang kita orientasikan seluruhnya dan sepenuhnya sebagai bentuk ibadah kita, biarkan manusia lihat hasilnya karena Tuhan hanya akan menilai dari PROSESNYA! A.B)

NB: BAHASA VULGAR YANG KAMI GUNAKAN ADALAH UNTUK MEMECUT SEMANGAT BUKAN MEMAKI APALAGI MENCERCA: Apabila dipahami demikian kami mohonkan pintu maaf Anda yang membaca dan juga pintu taubatNya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s